Kajian Prospek Dan Potensi Investasi Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Yunani, Ahmad (2011) Kajian Prospek Dan Potensi Investasi Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Project Report. Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.

[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (311Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (127Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (301Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (305Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (328Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (1364Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 6.pdf

Download (153Kb) | Preview

Abstract

Daya dukung invetasi berupa pola penggunaan lahan dominan sektor pertanian dan perkebunan serta sumber daya hutan yang potensial, semuanya menunjang mata pencaharian utama dan penunjang sistem perekonomian daerah yang berorientasi agraris. Daya dukung investasi yang tidak kalah pentingnya adalah modal sosial, ekonomi dan budaya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sangat mendukung karena penduduknya berpendidikan sangat memadai karena yang tidak lulus SD hanya 7,5% selebihnya sudah berpendidikan tuntas 9 tahun. Pekerjaan penduduk yang utama sebanyak 238.028 orang, distribusi yang bekerja pada sektor pertanian 23,71%, perdagangan 18,06%, buruh 14,94%, jasa 13,69%, industri 11,38%, pemerintahan 10,43%, kontruksi 4,67% dan transportasi 3,11 %. Fasilitas umum, jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan keagamaan cukup merata di setiap kecamatan dengan akses yang mudah bagi masyarakat sehingga sangat mendukung investasi di daerah ini. Dalam hal dukungan sektor perekonomian masih didominasi oleh sektor pertanian 40,94%, jasa 19,42% dan perdagangan 14,15% dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata dalam 10 tahun ini sebesar 6,89% dan pendapatan perkapita Rp.7,9 juta rupiah (2009) dan Rp 8,7 juta (2010). Sektor ekonomi yang paling prospektif untuk berinvestasi dengan urutan sektor jasa, listrik, air dan gas, pertambangan, lembaga keuangan, perdagangan, kontruksi dan transportasi sedangkan sektor pertanian dan industri tampaknya belum begitu prospektif namun masih bisa didorong. Sektor ekonomi yang potensial karena berdaya saing tinggi dengan rangkingnya adalah sektor perdagangan, pertambangan, listrik, air dan gas, lembaga keuangan, jasa, industri, pertanian dan transportasi namun ekonomi base Kabupaten Hulu Sungai Tengah adalah sektor pertanian (39%), jasa (23%) dan perdagangan (14%). Investasi yang ditanamkan tergambar dari kucuran kredit yang didominasi sektor perdagangan 47,25%, jasa 36,52% dan kontruksi 5,17%. Tahun 2010 perkembangan kredit investasi mencapai 51,77%. Hasil survei uji petik ternyata seirama dengan data sekunder dimana jenis usaha yang dominan digeluti masyarakat adalah sektor perdagangan, jasa dan pertanian. Pelaku ekonomi umumnya berpendidikan SLTA (59,2%), pengembangan dan pembinaan SDM rata-rata 10% sudah mendapatkan namun masih harus ditingkatkan. Legalitas usaha umumnya sudah memiliki SIUP dan NPWP. Prospek usaha sudah memadai dilihat dari aset, omzet, kapasitas produksi, keuntungan, teknologi dan permintaan pasar serta mendapat dukungan lembaga keuangan yang tumbuh pesat di Kabupaten HST

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 09 Sep 2013 01:06
Last Modified: 09 Sep 2013 01:06
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/92

Actions (login required)

View Item View Item