EFEKTIVITAS PENGAWASAN SEKOLAH DASAR DIKABUPATEN BALANGAN

Adawiah, Rabiatul (2011) EFEKTIVITAS PENGAWASAN SEKOLAH DASAR DIKABUPATEN BALANGAN. Project Report. FKIP Unlam, Kalimantan Selatan.

[img]
Preview
Text
4 EFEKTIVITAS PENGAWASAN SEKOLAH DASAR.pdf

Download (305Kb) | Preview

Abstract

Sekolah pada dasarnya merupakan upaya pelembagaan dan formalisasi pendidikan sehingga kegiatan, fungsi dan proses pendidikan dalam suatu masyarakat bisa berlangsung secara terencana, sistematis, berjenjang dan profesional. Kegiatan pendidikan yang semula berlangsung informal dan terintegrasi dalam aktivitas kehidupan sehari-hari dalam lingkungan keluarga dan masyarakat dimodernisir menjadi lembaga spesialisasi tersendiri yang dikenal dengan nama sekolah (Ohen dalam Ruslikan, 2000). Kualitas pendidikan di sekolah bukan hanya ditentukan oleh usaha siswa secara individual tetapi juga ditentukan oleh kinerja guru dan kepala sekolah yang ada di sekolah tersebut. Agar guru dan kepala sekolah mempunyai kinerja yang baik, maka diperlukan suatu pengawasan. Tenaga pengawas TK/SD, SMP, SMA dan SMK merupakan tenaga kependidikan yang peranannya sangat penting dalam membina kemampuan profesional tenaga pendidik dan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja sekolah. Pengawas sekolah berfungsi sebagai supervisor baik supervisor akademik maupun supervisor manajerial. Sebagai supervisor akademik, pengawas sekolah berkewajiban untuk membantu kemampuan profesional guru agar guru dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran. Sedangkan sebagai supervisor manajerial, pengawas berke-wajiban membantu kepala sekolah agar mencapai sekolah yang efektif. Pembinaan dan pengawasan kedua aspek tersebut hendaknya menjadi tugas pokok pengawas sekolah. Oleh sebab itu tenaga pengawas harus memiliki kualifikasi dan kompetensi yang lebih unggul dari guru dan kepala sekolah. Peranan pengawas hendaknya menjadi konsultan pendidikan yang senantiasa menjadi pendamping bagi guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Lebih dari itu kehadiran pengawas harus menjadi agen dan pelopor dalam inovasi pendidikan di sekolah binaannya. Kinerja pengawas salah satunya harus dilihat dari kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh sekolah binaannya. Dalam konteks itu maka mutu pendidikan di sekolah yang dibinanya akan banyak tergantung kepada kemampuan profesional tenaga pengawas (Nana Sujana, dkk. 2006). Salah satu indikator kemajuan yang dicapai oleh sekolah binaannya tersebut adalah prestasi belajar yang dicapai oleh para siswa di sekolah yang tergambar dari hasil ujian nasional yang mereka peroleh. Menurut Balitbang Depdiknas (2007), guru-guru yang layak mengajar untuk tingkat SD baik negeri maupun swasta ternyata hanya 28, 94%, guru SMP Negeri 54,12%, guru SMP swasta 28,94%, guru SMA negeri 65,29%, guru SMA swasta 64,73%, guru SMK Negrei 55,91% dan guru SMK swasta 58,26%. Temuan dari Balitbang Depdiknas tersebut tentu sangat jauh dari yang diharapkan oleh semua pihak. Berdasarkan kondisi tersebut, maka supervisi akademik menjadi salah satu hal yang sangat penting dan perlu mendapat perhatian dari para supervisor. Pertanyaan yang muncul adalah apakah supervisi akademik yang selama ini dilakukan oleh para supervisi sudah berjalan efektif atau sebaliknya. Selama ini belum banyak dilakukan penelitian yang berkaitan dengan pengawasan sekolah, khususnya di Kabupaten Balangan. Padahal untuk meningkatkan mutu pengawasan terlebih dahulu harus diketahui bagaimana efektivitas pengawasan yang selama ini dijalankan. Berdasarkan hal tersebut, maka dipandang perlu untuk meneliti bagaimanakah efektivitas pengawasan sekolah yang ada di kabupaten Balangan.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: FKIP > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 05 Sep 2013 00:59
Last Modified: 05 Sep 2013 00:59
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/74

Actions (login required)

View Item View Item