PENGGUNAAN SOLAR COLLECTOR SEBAGAI PEMANAS AWAL DAN PIPA KONDENSAT SEBAGAI HEAT RECOVERY PADA BASIN SOLAR STILL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI

Effendi, M. Syafwansyah and Rahman, Noor and Hendrawan, Ahmad (2015) PENGGUNAAN SOLAR COLLECTOR SEBAGAI PEMANAS AWAL DAN PIPA KONDENSAT SEBAGAI HEAT RECOVERY PADA BASIN SOLAR STILL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI. In: Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin Indonesia XIV, 7-8 OKTOBER 2015, BANJARMASIN.

[img]
Preview
Text
KE-43.pdf

Download (5Mb) | Preview

Abstract

Jumlah populasi pendudukan di dunia terus bertambah, sehingga kebutuhan air bersih terus meningkat pula. Walaupun kita ketahui bahwa air menutupi sekitar tiga perempat permukaan bumi, dan hanya 3% yang merupakan air bersih dari berbagai sumber air, dan itupun tidak semua dari jumlah tersebut layak untuk diminum. Salah satu pilihan solusi yang murah dan ramah lingkungan untuk mengatasi permasalan ini adalah dengan memanfaatan sumber daya alternatif energi matahari untuk memproduksi air tawar dengan menggunakan destilator tenaga surya. Hal ini karena distilator tenaga surya merupakan sebuah alat penyulingan sederhana, murah dan mudah dibuat. Teknologi distilator ini salah satunya adalah basin type solar still dimana hanya menggunakan bagian bawah kaca penutup sebagai media kondensasi. Berdasarkan kajian dari penelitian-penelitian terdahulu state of art atau permasalahan yang mendasar dari semua pengembangan basin solar still ini adalah bagaimana memperbaiki kinerjanya berupa peningkatan efisiensi dari basin type solar still tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhnya dari penambahan Solar Collector sebagai pemanas awal dan pipa kondensat sebagai Heat Recovery pada Single basin solar still terhadap peningkatan efesiensi dari distilator. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperemen dengan menguji kedua prototipe yang menggunakan pemanas awal dan pipa kondensat serta yang tidak sebagai pembanding. Variabel data yang diuji dengan statistik adalah temperatur yang terukur di bawah heat absorber yang kemudian diolah dengan uji statistik t-Test Paired Sample for Means. Hasil yang didapat adalah terjadi adalah terjadi perbedaan yang siginifikan secara statistik dari rata-rata temperatur kedua basin yang mana berbanding lurus terhadap peningkatan efisiensi dari kedua basin. Hasil perhitungan efisiensi yang didapatkan untuk yang menggunakan pemanas awal dan pipa kondensat sebesar 60,675% dan yang tidak menggunakan pemanas awal dan pipa kondensat sebesar 33,268%. Kata kunci : Pemanas awal, Solar Collector, Pipa Kondensat, Single basin Solar Still, Efisiensi

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 12 Jan 2016 06:18
Last Modified: 12 Jan 2016 06:18
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/623

Actions (login required)

View Item View Item