PENGGUNAAN GAS SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR BERMESIN INJEKSI

Arijanto, Arijanto and Irfani Usman, M. Bimo (2015) PENGGUNAAN GAS SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR BERMESIN INJEKSI. In: Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin Indonesia XIV, 7-8 OKTOBER 2015, BANJARMASIN.

[img]
Preview
Text
KE-10.pdf

Download (5Mb) | Preview

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia telah mencapai 100 juta unit dan 85 % di dominasi olehsepeda motor,bertambah 10 juta unit sepeda motor dan 1 juta unit mobil pertahun, peningkatan tiap tahun cukup besar Hal ini mengakibatkan polusi udara dan persediaan minyakbumi semakin menipis sehingga mendorong manusia mencari bahan bakar lain. Berbagai penelitian dilakukan untuk mencari bahan bakar alternatif selain bahan bakar minyak. Bahan bakar yang sebelumnya tidak diperhitungkan sebagai bahan bakar diuji coba dan dikaji kelayakannya sebagai bahan bakar alternatif. Gas LPG (Liquified Petroleum Gasses) adalah salah satu bahan bakar yang layak digunakan sebagai bahan bakar alternatif. LPG adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Komponen utama LPG terdiri dari Hidrokarbon ringan berupa Propana (C3H8) dan Butana (C4H10), serta sejumlah kecil Etana (C2H6) dan Pentana (C5H12). Keuntungan penggunaan LPG adalah emisi gas buang yang ramah lingkungan. Disamping itu, persediaan gas alam di Indonesia masih cukup banyak bila dibandingkan dengan persediaan minyak bumi, dan bahan bakar gas Methan (yang bisa di buat dalam proses industri, sehingga merupakan energi terbarukan) juga akan di uji pada tahap berikutnya,. Pengujian dilakukan pada mesin sepeda motor Verza injeksi, dengan variasi putaran mesin, menggunakan bahan bakar premium dan gas LPG. Pada pengujiaan pengukuran emisi gas buang menggunakan alat Gas Analyzer Stargas mod 898 dan pengukuran daya torsi. Dari hasil pengujian pengunaan LPG menurunkan kadar CO sebesar 14 % sampai 25 % dan kadar HC sampai 50 %. Blue gaz mengalami penurunan kadar CO sebesar 26,16% sampai 80,92 %. Demikian juga setelah dilakukan pengujian torsi pengereman didapatkan nilai torsi maksimum pertamax sebesar 23,45 N.m dan Gas LPG sebesar 22,8 N.m serta Blue gas Sebesar 22 N.m. Untuk Nilai daya yang dicapai pada nilai maksimum adalah Sebesar 2,65 KW untuk pertamax, 2,55 KW untuk gas LPG, dan 2,45 KW untuk Blue Gas, sehingga berdasarkan hasil pengujian ini bahan bakar bakar gas dapat digunakan jika minyak bumi habis, dengan harapan pengujian selanjutnya menggunakan motor injeksi akan lebih hemat bahan bakar serta lebih ramah lingkungan. Kata Kunci : bahan bakar gas, LPG, sepeda motor injeksi. I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemanasan global dan pencemaran udara akibat polusi

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 12 Jan 2016 01:51
Last Modified: 12 Jan 2016 01:51
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/593

Actions (login required)

View Item View Item