Aplikasi Biomassa Chromolaena odorata dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi pada Tanah Sulfaquent dan Paleudult

Andayani, Sri and Hayat, Edy Syafril Aplikasi Biomassa Chromolaena odorata dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi pada Tanah Sulfaquent dan Paleudult. Prosiding Seminar Nasional FKPTPI 2015.

[img]
Preview
Text
PROSIDING-FKPTPI-2015-203-207.pdf

Download (361Kb) | Preview

Abstract

Tanah Sulfaquent dan Paleudult memiliki prospek untuk pengembangan areal tanaman padi apabila dikelola dengan baik. Dihadapkan pada keterbatasan lahan ini, maka penggunaan bahan organik seperti biomassa Chromolaena odorata dan kompos tandan kosong sawit berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Penelitian bertujuan untuk pengetahui peranan pemberian biomassa asal Chromolaena odorata dan kompos tandan kosong sawit terhadap pertumbuhan tanaman padi (tinggi tanaman dan jumlah klorofil) dan sifat tanah Sulfaquent dan Paleudult (pH dan pelumpuran tanah). Penelitian dimulai bulan Maret – Oktober 2014 di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti, Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu aplikasi biomassa Chromolaena odorata sebanyak 3 taraf yaitu c1 = kontrol, c2 = 25 gram/polibag, dan c3 = 50 gram/polibag. Faktor kedua yaitu aplikasi kompos tandan tandan kosong kelapa sawit (t) dengan dosis t1= kontrol, t2=25 gram/polibag, dan t3 = 50 gram/polibag , sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 2 sampel dan 2 jenis tanah sehingga seluruhnya berjumlah 108 polibag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan c3t2 berpengaruh nyata terhadap pH tanah Sulfaquent yaitu sebesar 6,22. Perlakuan c3 dan t3 perpengaruh nyata terhadap jumlah klorofil daun tanaman padi pada tanah Paleudult, dan perlakuan c2 berpengaruh nyata terhadap jumlah klorofil pada tanah Sulfaquent masing-masing sejumlah 36,08 ; 35,52 dan 39,52 unit klorofil. Aplikasi Chromolaena odorata dan tandan kosong sawit tidak perpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan indeks pelumpuran (IP). Kata kunci: Chromolaena odorata, kompos, tanaman padi, Tanah Sulfaquent dan Paleudult

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 30 Nov 2018 02:32
Last Modified: 30 Nov 2018 02:32
URI: http://eprints.ulm.ac.id/id/eprint/4730

Actions (login required)

View Item View Item