ANALISIS TIPOMORFOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN PERENCANAAN TERHADAP ANCAMAN BENCANA DI KOTA BANJARMASIN

Muchamad, Bani Noor (2011) ANALISIS TIPOMORFOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN PERENCANAAN TERHADAP ANCAMAN BENCANA DI KOTA BANJARMASIN. In: Seminar Nasional Mitigasi dan Ketahanan terhadap Bencana, Semarang.

[img]
Preview
Text
7_UNISSULA.pdf.no security.pdf

Download (461Kb) | Preview

Abstract

Seringnya terjadi bencana di berbagai daerah di Indonesia telah menarik perhatian berbagai pihak. Dalam konteks keilmuan, fenomena bencana dapat dilihat dari berbagai disiplin dan selalu menjadi tantangan bagi setiap disiplin ilmu. Tidak ada monopoli keilmuan dalam menghadapi bencana, sebaliknya terdapat ruang bagi setiap ilmu untuk berkontribusi sesuai ontologi, epistemologi, dan aksiologi masing-masing disiplin ilmu. Arsitektur, sebagai bidang ilmu yang fokus pada pengolahan ruang dan bentuk bagi wadah aktifitas manusia, tentu sangat berkaitan dengan beragam bencana yang terjadi. Namun demikian, permasalahannya adalah bagaimana “melihat” teori-teori arsitektur yang sudah ada sesuai paradigma kebencanaan ini? Sejatinya, itulah fungsi teori dan metodologi keilmuan yaitu mampu menjelaskan persoalan yang dihadapi manusia serta memberikan solusi-solusinya. Termasuk dalam hal ini adalah permasalahan bencana. Tulisan ini bertujuan menjelaskan bagaimana salah satu teori arsitektur yang sangat penting dan banyak memberi kontribusi dalam perencanaan dan perancangan selama ini yaitu teori tipologi dapat digunakan sesuai paradigma kebencanaan. Bagaimana penggunaan atau implementasi analisis tipomorfologi untuk antisipasi ancaman bencana maupun rehabilitasi dampak bencana yang sudah terjadi. Untuk itu penelitian ini menggunakan kasus bencana yang sering terjadi di Kota Banjarmasin, yaitu banjir dan kebakaran. Analisis tipomorfologi diterapkan terhadap desain-desain lokal yang ada untuk menghasilkan konsep desain yang responsif atau adaptif terhadap bencana. Penelitian mencakup analisis karakteristik metodologi tipologi untuk memahami pemanfaatannya dengan permasalahan dan kasus penelitian. Selanjutnya disusun tahapan analisis tipomorfologi berdasar data-data empiris permukiman di Kota Banjarmasin. Dari hasil analisis tipologi permukiman diperoleh kesimpulan bahwa morfologi permukiman yang adaptif terhadap bencana banjir dan kebakaran adalah konsep panggung atau terapung dengan beberapa modifikasi pada konstruksi, material, dan pola permukiman beserta sirkulasinya. Kata kunci: metode tipologi, arsitektur vernakular, masyarakat Banjar, rumah panggung, kota Banjarmasin,.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 18 Aug 2015 02:25
Last Modified: 18 Aug 2015 02:25
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/409

Actions (login required)

View Item View Item