INDEKS PENERIMAAN SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PENATAAN BATAS KAWASAN HUTAN DI KPH MODEL BANJAR

Hafizianor, Hafizianor and Mokhamad, Suriyadi (2017) INDEKS PENERIMAAN SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PENATAAN BATAS KAWASAN HUTAN DI KPH MODEL BANJAR. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. ISBN 978-602-51750-0-8

[img]
Preview
Text
Makalah _1_ Hafizianor_ ULM.pdf

Download (230Kb) | Preview

Abstract

Penataan batas kawasan hutan merupakan bagian dari proses pengukuhan kawasan hutan, dimana dalam kegiatan ini langsung bersinggungan dengan masyarakat. Karena itu penting adanya kajian yang menggali indeks penerimaan sosial (pengetahuan, persepsi dan sikap) masyarakat terhadap penataan batas kawasan hutan dan mencari fakto-faktor apa saja yang mempengaruhi penerimaan sosial masyarakat, serta merumuskan pendekatan penataan batas kawasan hutan yang bisa diterima oleh masyarakat. Objek penelitian ini ialah masyarakat yang berada didalam atau disekitar kawasan hutan areal KPHP Model Banjar, yaitu masyarakat Desa Pakutik, Desa Rantau Bakula dan Desa Sumber Harapan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, kuisioner, wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam peneliti ini yaitu: analisis kuantitatif dengan pendekatan indeks penerimaan sosial, uji regresi dan korelasi. Indeks Penerimaan Sosial (IPS) terhadap hasil penataan batas kawasan hutan pada areal KPHP Model Banjar, yaitu sebesar 50,20 yang berarti penerimaan sosial masyarakat masuk klasifikasi sedang dan harus ditingkatkan agar hasil tata batas kawasan hutan diterima dengan baik oleh masyarakat. Analisis regresi menunjukan tahapan penataan batas kawasan hutan secara bersama-sama berpengaruh kuat terhadap IPS dengan nilai Multiple R sebesar 0,8885. Penerimaan sosial masyarakat terhadap penataan batas kawasan hutan bisa ditingkatkan dengan cara mengawali kegiatan penataan batas kawasan hutan dengan sosialisasi kepada masyarakat dan perlu adanya penyempurnaan atau modifikasi agar partisipasi masyarakat dalam kegiatan penataan batas kawasan hutan meningkat dan hasil positif dari penataan batas kawasan hutan dirasakan oleh masyarakat, dengan begitu diharapkan sikap masyarakat menjadi positif dan hasil penataan batas kawasan hutan mendapat legitimasi dari masyarakat.

Item Type: Book
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 15 Aug 2018 00:03
Last Modified: 15 Aug 2018 00:03
URI: http://eprints.ulm.ac.id/id/eprint/3960

Actions (login required)

View Item View Item