KERANGKA RANCANGAN BELAJAR BI-TANDUR-LS-MK SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN BAGI SISWA DI KELAS INKLUSIF

Yuwono, Imam (2011) KERANGKA RANCANGAN BELAJAR BI-TANDUR-LS-MK SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN BAGI SISWA DI KELAS INKLUSIF. JRR - Jurnal Rehabilitasi & Remediasi, 20 (2). pp. 80-84. ISSN 0854-0020

[img]
Preview
Text
JURNAL 3.pdf

Download (163Kb) | Preview

Abstract

Pengembangan kerangka pembelajaran BI-TANDUR-LS-MK merupakan alternatif pemilihan pendekatan mengajar di kelas inklusif. Gagasan awal penelitian ini di dasarkan pada temuan bahwa guru IPS di SD-X (SD penyelenggara piloting pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan) mengalami kesulitan dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran. Siswa kurang aktif dalam pembelajaran yang diakibatkan oleh cara belajar yang terpusat kepada guru. Siswa kurang memiliki kebermaknaan dalam belajar, kecenderungan belajar mereka hanya untuk keperluan dapat mengerjakan soal-soal ujian, bukan untuk mendapatkan pengetahuan yang kelak dapat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat. Menggunakan metode penelitian tindakan kolaboratif, penelitian ini menghasilkan sebuah teknik pembelajaran yang diharapkan dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran IPS bagi siswa di kelas Inklusif. Dalam pelaksanaannya peneliti bekerjasama dengan guru untuk menemukan teknik pembelajaran yang tepat menggunakan kerangka pembelajaran BI-TANDUR-LS-MK. Dalam penelitian ini ditemukan: (1) aktifitas guru dalam pembelajaran guru meningkat dengan adanya kerangka rancangan belajar BI-TANDUR-LS.MK, hal ini diperlihatkan guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan ide dan menjawab pertanyaan, menfokuskan masalah yang dikaji sehingga pembicaraan terarah dan memberikan kesempatan bicara kepada seluruh siswa secara adil. (2) kerangka BI-TANDUR-LSMK mengkondisikan siswa menjadi aktif dalam mengikuti pembelajaran. aktifitas siswa terlihat banyaknya siswa yang mengemukakan ide, memberi masukan, mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan guru. Dengan adanya Budaya inklusi siswa terbiasa untuk saling menghormati, tolong menolong dan menghargai sesama teman di kelas. memotivasi siswa untuk mencari pengalaman dan pengetahuan menggunakan berbagai sumber belajar. Memotivasi siswa aktif mengikuti pelajaran yang dibuktikan dengan banyak bertanya, menjawab dan memberikan masukan. Melatih siswa berani tampil di depan umum, mencari hubungan dengan orang lain dan mendorong siswa untuk senantiasa kritis terhadap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Penelitian ini menemukan teknik yang tepat menggunakan kerangka BI-TANDUR-LSMK. Penerapan teknik ini berimplikasi luas terhadap paradigma profesional guru sebagai mediator, motivator dan fasilitator dalam pembelajaran, sebagai upaya memberikan bekal siswa di kelas inklusif baik reguler maupun yang mengalami kebutuhan khusus dalam mengarungi kehidupan di masyarakat luas. Khususnya bagi guru di sekolah dan umumnya bagi semua pihak yang bergerak dalam dunia pendidikan anak di kelas inklusif, untuk membantu mengembangkan potensi diri anak diperlukan kreatifitas guru untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang tepat. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kerangka BI-TANDUR-LSMK dapat digunakan sebagai alternatif pengembangan pendekatan pembelajaran yang inovatif.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: FKIP > Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 08 May 2015 00:27
Last Modified: 08 May 2015 00:27
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/320

Actions (login required)

View Item View Item