BERBEKAM ALTERNATIF PENGOBATAN PADA MASYARAKAT BANJARMASIN

Tutung, Nurdiyana and Rochgiyanti, Rochgiyanti and Sigit, Ruswinarsih and Lumban, Arofah and Yuli, Apriati and Alfisyah, Alfisyah (2010) BERBEKAM ALTERNATIF PENGOBATAN PADA MASYARAKAT BANJARMASIN. Project Report. Universitas Lambung Mangkurat.

[img]
Preview
Text
8 Berbekam.pdf

Download (428Kb) | Preview

Abstract

Pengobatan bekam atau al hijamah adalah pengobatan yang direkomendasikan atau disunnahkan oleh Rasul saw kepada umat Islam. Pengobatan bekam menggunakan alat-alat seperti gelas kop, penarik gelas kop, jarum atau yang disebut lancet dan pulpen stainles atau lancing. Sedangkan bahan lainnya meliputi masker, sarung tangan, kain kasa, tisu, minyak zaitun dan kantong tempat sampah. Secara umum pengambilan atau penyedotan darah kotor pada pasien dilakukan pada enam titik pada tubuh bagian belakang. Titik-titik itu meliputi daerah punuk, pundak sebelah kiri-dan kanan, belakang dada kiri dan kanan dan daerah sebelah atas pinggang belakang kiri dan kanan. Sementara itu proses bekam terbagi dalam tahapan pra berbekam, saat berbekam dan sesudahnya. Pra berbekam yaitu pasien menjalani diagnosa penyakitnya serta terapi sebat rotan. Saat berbekam pasien menjalani bekam kering dan bekam basah. Setelah berbekam pasien dibersihkan badannya dengan minyak zaitun. Mengenai pasien yang meminati dan menjalani pengobatan bekam, secara motivasi pasien terbagi dalam tiga kelompok yaitu motivasi biogenetis, motivasi sosiogenetis dan motivasi teogenetis. Motivasi biogenetis yaitu pasien sekedar ingin menyembuhkan penyakitnya. Pada motivasi sosiogenetis pasien yang menempuh pengobatan bekam karena pengaruh dari lingkungannya. Keputusan pasien untuk menempuh pengobatan bekam disebabkan oleh ajakan, testimoni atau sugesti dari orang terdekat. Sementara pada motivasi teogenetis, pasien yang menjalani pengobatan bekam karena dorongan untuk mengikuti norma agama terutama pasien yang beragama Islam. Bahwa bekam adalah pengobatan yang diperintahkan oleh malaikat kepada Rasul, dan Rasul kepada umatnya. Pada akhirnya memang pasien yang menjalani pengobatan bekam di Pondok Sehat al Wahida khususnya memiliki motivasi yang tidak tunggal, melainkan motivasi bergabung.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: FKIP > Pendidikan SosAntro
Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Art
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 24 Apr 2014 17:32
Last Modified: 24 Apr 2014 17:32
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/228

Actions (login required)

View Item View Item