ADAPTASI PETANI JAWA DI KALIMANTAN SELATAN (STUDI KASUS DESA KOLAM-KANAN)

Alfisyah, Alfisyah ADAPTASI PETANI JAWA DI KALIMANTAN SELATAN (STUDI KASUS DESA KOLAM-KANAN). Project Report. Universitas Lambung Mangkurat.

[img]
Preview
Text
6 Adaptasi Petani Jawa di Kalimantan Selatan.pdf

Download (73Kb) | Preview

Abstract

Pertanian hingga sekarang ini masih merupakan mata pencaharian utama bagi masyarakat Indonesia. Sekalipun di berbagai daerah ekosistem wilayahnya ada yang sudah berubah menjadi daerah pemukiman dan perindustrian, tetapi pertanian masih tetap merupakan andalan utama bagi kehidupan masyarakat. Dengan kata lain, meskipun Indonesia memasuki era industrialisasi, tetapi kemampuan pertanian yang tangguh masih akan terus diperlukan untuk mendukung industrialisasi tersebut. Hal ini berarti bahwa peranan pembangunan pertanian pada tahun-tahun mendatang masih terus dibutuhkan. Berdasarkan tujuan pembangunan nasional jangka panjang, dalam pembangunan sektor industri terus mengalami perturnbuhan yang cepat. Keadaan ini tidak saja menyebabkan perluasan kawasan industri, sehingga pembangunan industri telah menimbulkan berbagai dampak yang tidak di inginkan, antara lain berkurangnya lahan pertanian di Jawa. Selain itu, dewasa ini kian pesatnya proses alih fungsi (konversi) lahan pertanian subur menjadi lahan untuk kepentingan non-pertanian (industri dan pemukiman). Hal ini mendorong sebagian petani Jawa melakukan migrasi ke daerah-daerah lain di luar Jawa khususnya di daerah Kalimantan Selatan. Petani Jawa di Kalimantan Selatan harus beradaptasi dengan kondisi geografis setempat agar dapat bertahan hidup (survive). Penyesuaian diri terhadap lingkungan alam biasanya terwujud dalam berbagai pola pertanian yang mereka miliki. Dengan demikian, para petani di Kalimantan Selatan khususnya petani Jawa yang tinggal di desa Kolam-Kanan harus beradaptasi dan berjuang keras untuk menghadapi kondisi geografis setempat. Sejumlah penelitian mengenai adaptasi petani di propinsi Kalimantan Selatan telah banyak dilakukan, seperti penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Prof. DR. H. Wahyu, M.S (2001) dalam memperoleh gelar Doktor dengan judul Kemampuan Adaptasi Petani Dalam Sistem Usaha Tani Sawah Pasang Surut dan Sawah Irigasi di Kalimantan Selatan. Selain itu penelitian yang sama juga dilakukan oleh Abdoelah (1990) tentang adaptasi yang dilakukan oleh para transmigran dengan latar belakang budaya yang berbeda. Proses penelitian mengenai adaptasi petani Jawa ini akan dideskripsikan melalui proses adaptasi petani transmigran di daerah pasang surut di Desa Kolam Kanan, propinsi Kalimantan Selatan. Dimana pola pertanian yang diterapkan berbeda dengan pola pertanian yang biasa dilakukan di daerah Jawa. Di daerah Kolam Kanan ini, para transmigran dituntut dapat beradaptasi dengan kondisi geografis setempat. Hal tersebut secara langsung juga berpengaruh terhadap aspek kehidupan, terutama dalam aspek ekonomi masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola umum stategi adaptasi yang dilakukan oleh para petani transmigran dalam melakukan usahanya agar dapat bertahan hidup (survive) dalam keadaan lingkungan yang berbeda dengan keadaan lingkungan yang sebelumnya. Adapun bentuk-bentuk adaptasi yang dimaksud meliputi strategi di bidang pertanian, strategi di bidang pangan, dan strategi di bidang reproduksi. Penelitian ini tidak membicarakan semua aspek kehidupan dan aktivitas ekonomi petani, tetapi hanya membicarakan variabel yang erat hubungannya dengan kelangsungan ekonomi dan proses adaptasi di daerah baru, sehingga dapat diketahui pola adaptasi petani Jawa di Desa Kolam-Kanan. Dari studi pendahuluan di lapangan pada kenyataannya bahwa petani Jawa di Desa Kolam-Kanan sudah mampu melakukan adaptasi dengan pola-pola pertanian yang ada di Desa Kolam-Kanan. Hal ini dapat terlihat dari kemampuan petani Jawa dalam mengolah lahan pasang surut yang jauh berbeda dengan lahan pertanian di Jawa yang, pada umumnya menggunakan sistem irigasi. Oleh karena itu penelitian ini panting dilakukan untuk mengetahui strategi adaptasi petani Jawa di Kalimantan Selatan khususnya di Desa Kolam-Kanan. Sebaliknya jika tidak dilakukan penelitian maka tidak akan diketahui mengenai inovasi dan strategi-strategi adaptasi yang dilakukan petani Jawa untuk dapat bertahan hidup. Jika demikian maka tidak teridentifikasi mengenai permasalahan yang dihadapi petani Jawa di Desa Kolam-Kanan.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: FKIP > Pendidikan SosAntro
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 24 Apr 2014 17:24
Last Modified: 24 Apr 2014 17:24
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/226

Actions (login required)

View Item View Item