HUBUNGAN PERUBAHAN KOMPOSISI KIMIA DAN KADAR AIR GAMBUT DENGAN VARIABEL MODEL MINERALISASI KARBON EKSPONENSIAL DUA KOMPONEN: INFORMASI DASAR UNTUK PENGEMBANGAN MODEL EMISI KARBON DIOKSIDA PADA LAHAN GAMBUT

Akhmad, R Saidy and Zuraida, Titin Mariana (2013) HUBUNGAN PERUBAHAN KOMPOSISI KIMIA DAN KADAR AIR GAMBUT DENGAN VARIABEL MODEL MINERALISASI KARBON EKSPONENSIAL DUA KOMPONEN: INFORMASI DASAR UNTUK PENGEMBANGAN MODEL EMISI KARBON DIOKSIDA PADA LAHAN GAMBUT. Project Report. Universitas Lambung Mangkurat. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
laporan akhir fundamental 2013 (Ringkasan).pdf

Download (92Kb) | Preview

Abstract

Model mineralisasi karbon yang dapat memprediksi dengan akurat emisi karbon dioksida dari lahan gambut dengan berbagai penggunaan lahan sangat diperlukan dalam monitoring dan evaluasi program pengurangan emisi gas rumah kaca dari lahan gambut di Indonesia. Hasilkajian pustaka memperlihatkan bahwa mineralisasi karbon di lahan gambut sangat dipengaruhi oleh perubahan komposisi kimia dan kadar air gambut. Penelitian sebelumnya juga memperlihatkan bahwa model mineralisasi karbon eksponensial dua komponen memberikan ketepatan yang tinggi dalam mendeskripsikan laju mineralisasi karbon dari gambut. Berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas dapat dihipotesiskan bahwa bentuk hubungan antara perubahan komposisi kimia dan kadar air gambut dengan variabel model mineralisasi karbon eksponensial dua komponen dapat dikembangan untuk model estimasi emisi CO2 dari lahan gambut dengan penggunaan lahan yang berbeda. Untuk menguji hipotesis tersebut di atas, percobaan inkubasi di laboratorium telah dilakukan untuk menentukan bentuk hubungan antara perubahan komposisi kimia dengan dekomposisi gambut. Hasil analisis sifat fisika-kimia gambut menunjukkan bahwa penggunaan lahan gambut untuk pertanian menyebabkan terjadinya perubahan struktur karbon organik pada gambut. Pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian menurunkan jumlah karbon organik dengan struktur karbohidrat dan meningkatkan jumlah karbon organik dengan struktur lignin. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mineralisasi karbon pada gambut bervariasi seiring dengan berubahnya penggunaan lahan gambut. Perubahan ineralisasi karbon ini diduga mempunyai hubungan dengan berubahnya struktur karbon organik. Mineralisasi karbon berkorelasi nyata dengan kandungan karbohidrat dan lignin pada gambut.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 07 Apr 2014 00:37
Last Modified: 07 Apr 2014 00:37
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/192

Actions (login required)

View Item View Item