OPERASIONALISASI SISTEM STANDAR OPERASI PROSEDUR PENANGANAN BENCANA TAHUN 2013

Syarifuddin, Kadir (2014) OPERASIONALISASI SISTEM STANDAR OPERASI PROSEDUR PENANGANAN BENCANA TAHUN 2013. Project Report. Universitas Lambung Mangkurat . (Unpublished)

[img] Text
1863-GNTI Laporan saja Gabungan.pdf

Download (2965Kb)

Abstract

Iklim ekstrim akibat dampak dari pemanasan global ikut mempengaruhi kejadian hujan, yang dalam hal ini ikut menyumbang kejadian banjir dan tanah longsor. Terdegradasinya kondisi suatu DAS merupakan akibat dari lemahnya sistem pengelolaan dinamika kondisi DAS. Tujuan penelitian adalah:1. Mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya banjir dan tanah longsor; 2. Mengetahui daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor. Faktor yang dinamis pada bencana banjir dan tanah longsor adalah manusia dengan segala aktivitasnya, baik yang bersifat ekologis maupun destruktif. Hasil kajian diperoleh bahwa rawan banjir genangan adalah Kabupaten Tanah Laut (Takisung, Jorong, Kintap), Kabupaten Tanah Bumbu (Satui, Sebamban) dan Kabupaten Kotabaru (Hilir Sungai Manunggul, Berangas), Lembah dari Perbukitan Meratus, dan Kabupaten Barito Kuala. Rawan longsor adalah beberapa titik kaki lereng bukiit di Kabupaten Tanah Laut yaitu di Panyipatan dan Kabupaten Murung Raya

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Bencana, rawan banjir dan longsor
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Kehutanan > Managemen Hutan
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 13 Jul 2017 09:47
Last Modified: 08 Aug 2017 01:10
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/1863

Actions (login required)

View Item View Item