Potensi Biomassa Padi pada System of Rice Intensification (SRI) Berbasis Organik untuk Mendukung Sistem Pertanian Terpadu di Daerah Pasang Surut Kabupaten Barito Kuala

Meldia, Septiana and Jumar, Jumar and Anis, Wahdi (2011) Potensi Biomassa Padi pada System of Rice Intensification (SRI) Berbasis Organik untuk Mendukung Sistem Pertanian Terpadu di Daerah Pasang Surut Kabupaten Barito Kuala. Project Report. Universitas Lambung Mangkurat. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Ringkasan Penelitian Potensi Biomassa.pdf

Download (66Kb) | Preview

Abstract

Penerapan budidaya padi SRI dapat dilaksanakan di daerah pasang surut tipe B, C dan D yang memiliki system irigasi teknis (system tata air mikro).Sistem irigasi terputus (intermittent) pada SRI didasarkan pada kebutuhan air untuk padi dalam jumlah air tersedia. Namun demikian, pengelolaan air dengan cara seperti itu dapat memunculkan masalah, yaitu meningkatnya kelarutan unsur-unsur Fe Mn dan Al yang dapat meracuni tanaman yang diikuti dengan peningkatan kemasaman tanah. Sehingga jika ingin menerapkan budidaya padi SRI di lahan pasang surut, harus ditunjang dengan usaha untuk mengatasi kemasaman tanah dan unsur-unsur yang dapat meracuni.Pemanfaatan kompos jerami padi dari bahan insitu merupakan alternative untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan mempelajari potensi biomassa padi dan peranannya terhadap kelarutan Fe, Mn dan Al, potensi dan kualitas biomassa, ketahanan padi terhadap hama dan penyakit, serta hubungannya dengan produksi padi pada pola irigasi terputus dari system of rice intensification (SRI) dan membandingkan sistem ini dengan cara konvensional di persawahan pasang surut Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan. Secara umum terlihat bahwa kandungan Al jaringan padi Ciherang pada kedua budidaya padi berada dibawah kisaran kritis keracunan kandungan Al jaringan padi yang berkisar dari 15 hingga 18 ppm Al, sedang kandungan Fe jaringan pada budidaya padi konvensional cenderung berada di atas kisaran keracunan padi yaitu diatas 100-150 ppm Fe. Sedangkan kandungan Mn jaringan padi Ciherang yang sebagian berada di bawah kisaran batas kkritis keracunan yakni berkisar 50 ppm Mn. Adanya hubungan yang erat antara produksi dengan bobot jerami, ini artinya semakin meningkat jerami akan diikuti dengan peningkatan produksi padi Ciherang, walaupun demikian peubahpeubah Al, Fe ataupun Mn jaringan belum menunjukkan hubungan yang kuat terhadap peningkatan produksi. Walaupun perubahan ketiga peubah tersebut berhubungan erat positif masing-masing dengan Al terikat bahan organik pH tanah dan Mn larut secara berurutan.Peningkatan produksi secara langsung berhubungan dengan peningkatan jumlah Mn yang terikat pada bahan organik. Secara umum terlihat bahwa tingkat serangan pengerek batang berkisar antara 5,69 hingga 16,61%, walang sangit berkisar 24,59 hingga 76, 01%, hama putih palsu berkisar 0,09 hingga 0,16%. Budidaya padi dan pemupukkan secara sendiri-sendiri mempengaruhi tingkat serangan penyakit blast, hawar pelepah dan bercak coklat, Interaksi dari budidaya SRI dan pemupukkan berpengaruh terhadap bercak coklat bergaris. Tingkat serangan tiga penyakit pada SRI lebih rendah di banding pada budidaya konvensional. Hal ini menunjukkan kondisi tanaman yang sehat secara fisiologis dari padi Ciherang pada budidaya SRI, sebagai akibat dari bibit yang baik, pengelolaan dan pemeliharaan yang baik dari sejak pemilihan benih hingga panen yang dilakukan pada budidaya SRI, mengakibatkan peningkatan ketahanan dari padi terhadap serangan penyakit. Kandungan serat kasar jerami padi ciherang dari persawahan pasang surut berkisar antara 25,95 hingga 31,61 persen, kandungan lemak berkisar 2,19 hingga 2,32% dan kandungan abu berkisar 13,14 hingga 15,19 persen. Dari kisaran tersebut hanya kadar abu yang berada di atas kisaran

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 23 Mar 2014 01:29
Last Modified: 24 Mar 2014 21:03
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/173

Actions (login required)

View Item View Item