UPAYA PEMANFAATAN JENIS-JENIS KAYU LESSER KNOWN SPECIES KALIMANTAN SELATAN DENGAN METODE PENGAWETAN RENDAMAN DINGIN

Kurdiansyah, Kurdiansyah and Henni, Aryati (1998) UPAYA PEMANFAATAN JENIS-JENIS KAYU LESSER KNOWN SPECIES KALIMANTAN SELATAN DENGAN METODE PENGAWETAN RENDAMAN DINGIN. Project Report. Universitas Lambung Mangkurat. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
1998 Upaya Pemanfaatan Jenis kayu.pdf

Download (8Mb) | Preview

Abstract

Sebagian besar (80-85 %) jenis—jenis kayu yang terdapat di Indonesia mempunyai keawetan (durability) yang rendah atau dengan perkataan lain jenis kayu tersebut muduh diserung oleh berbugai orgnisrne perusuk kayu seperti serangga dan jamur. Untuk mengatasi masalah kayu yang kurang awet. maka kayu tersebut sebelum dilakukan terlebih dahulu harus diawerkan dengan bahan pengawet yang bersifat fungisida dan dengan metode pengawetan yang sederhana namun cukup efektif seperti metode rendaman dingin. Tujuan pcnelitian ini adalah untuk rnengetahui sarnpai sejauh mana pengaruh konsentrasi dan lama perendaman terhadap besarnya retensi bahan pengawet stedpast yang diawetkan dengun rnetode rendaman dingin. Sedangkan manfaat penelitian di harapkan sebagai salah satu intörmasi ilrniah untuk usaha rnernperpanjang masa pemakaian dan jenis-jenis kayu yang kurang awet seperti Jabon. Simpur dun Binuang ataujenis-jenis lain yang mernpunyai kelas awet sarna dengan kayu yang diteliti. Sebelum dilakukan pengawetan, contoh-contoh uji yang berukuran 2 x 3 x 60 cm untuk masing-masing jenis kayu sebanyak 30 buah diberi tanda sesuai dengan jenis kayunya, kemudian dilakukan penimbangan untuk mengetahui berat awal. Selanjutnya contoh uji disusun dalarn bak perendaman yang sudah diberikan larutan bahan pengawet dengan konsentrasi masing-masing bak 10 % dan 5 %. Setelah sampai pada batas waktu yang ditentukan yaitu 2, 4 dan 6 hari, contoh uji diangkat dari bak perendaman kernudian ditimbang untuk mengetahui berat akhir. Selisih antara berat akhir dan berat awal mcrupakan besarnya Gross Ahsorhtion (absorsi kotor). Retensi bahan pengawet dapat dihitung dengan menggunakan rumus R = (B/V) x K Untuk menegetahui pengaruh perlakuan konsentrasi dan lama perendaman. data dianalisis dengan rnenggunakan metode statistik Rancangan Acak Lengkap pola percobaan Faktorial 2 x 3 x 5, dengan model matematik Yij = µ + Ai + Bj + ABij + εijk Pengaruh perlakuan ditetapkan berdasarkan hasil uji F dan bila perlakuan berpengaruh dilanjutkan dengan uji lanjutan atau uji beda harga rata-rata melalu: uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketiga jenis kayu yang diteliti menyatakan konsentrasi larutan bahan pengawet stedpast 10 % memberikan nilai retensi yang lebih besar jika dibandingkan dengan nilal retensi yang diperoleh pada konsentrasi 5%. Dengan demikian dapat dikatakan hahwa semakin tinggi konsentrasi larutan bahan pengawet. maka makin tinggi pula nilai retensi yang dapat dihasilkan Secara statistik. perlakuan konsentrasi larutan bahan pengawet berpengaruh sangat nyata terhadap besarnya retensi yang dihasilkan. Khusus untuk kayu Simpur, selain konsentrasi larutan bahan pengawet, lama perendaman juga sangat berpengaruh Hal mi disebabkan kayu. Simpur mempunyai nilai kerapatan yang tinggi, sehingga larutan bahan pengawet rnasuk. ke dalam kayu mernerlukan waktu. Nilai retensi yang dapat dicapai oleh ketiga jenis kayu yang diteliti dapat melebihi standar Average Dry Salt Retention (ADSR) dan persyaratan kayu perurnahan menurut Martawidjaya (1983), yaitu nilai terbesar diperoleh pada tingkat konsentrasi 10 % dengan lama perendaman 6 hari. Berdasarkan nilai retensi yang diperoleh tersebut, maka ketiga jenis kayu yang diteliti (Jabon, Simpur dan Binuang) memenuhi syarat dan cukup efektit apabila digunakan untuk bagian dalam dalam bangunan dan tidak berhubungan langsung dengan tanah lembab.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Kehutanan > Teknologi Hasil Hutan
Depositing User: Mr Arief Mirathan
Date Deposited: 23 Mar 2014 01:14
Last Modified: 23 Mar 2014 01:14
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/171

Actions (login required)

View Item View Item