DISEMINASI DAN PROGRAM PEMBANGUNAN BIRU

Hesty , Heryani and Agung Cahyo, Legowo (2016) DISEMINASI DAN PROGRAM PEMBANGUNAN BIRU. Project Report. Universitas Lambung Mangkurat . (Unpublished)

[img]
Preview
Text
PUPT (Diseminasi & Program Pembanguan Biru) 1612.pdf

Download (625Kb) | Preview

Abstract

Wilayah Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru, Kalsel merupakan wilayah pesisir pantai dan mata pencaharian masyarakat setempat dari usaha hasil laut yang dikembangkan berupa ikan dan non ikan seperti rumput laut, kepiting dan udang. Di Kalimantan Selatan, Blue economy sebagai konsep baru pembangunan kelautan dan perikanan akan diarahkan pada pembangunan ekonomi yang seimbang antara pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan dengan upaya pengelolaan lingkungan secara optimal dan berkelanjutan. Kegiatan penelitian lebih difokuskan pada Program Pengembangan untuk pemahaman dan implementasi pembangunan biru yang meliputi (1) Optimalisasi penggunaan sumber daya alam dalam konsep zero waste dengan multiple revenue dan memberikan peluang usaha yang lebih besar melalui koperasi yang melahirkan mitra bisnis berkluster kemudian bersinergi menjadi sebuah industri berbasis unggulan daerah, (2) Meningkatkan kemampuan SDM dalam memahami perubahan paradigma ekonomi yang mengarah pada multi produk-multi kompetensi dan multi revenue, dengan memperhatikan cara kerja alam dalam keseimbangan yang hakiki. Rumput laut sebagai bahan pangan maupun non pangan memiliki prospek yang sangat baik untuk dikembangkan. Salah satu produk hasil olahan rumput laut adalah karagenan yang diperoleh dari proses pengolahan rumput laut. Metodelogi yang dikembangkan adalah proses pembuatan SRC (semi refined carrageenan), kemudian limbah dari proses produksi SRC digunakan sebagai media tumbuh jamur tiram dan jamur merang untuk pemenuhan konsep zero waste. Hasil penelitian memberikan rendemen sebesar 32,67%. Sementara limbah hasil pengolahan SRC sebesar 40,90%. Disisi lain penelitian pembangunan biru sangat mengutamakan lingkungan. Dalam hal ini emisi dari peralatan yang digunakan perlu dilakukan kontrol dan kalibrasi secara berkala sehinggasignifikan terhadap beberapa hasil uji standarisasi yang menjadidasardari perkembangan sebuah industri. Rekomendasi yang diberikan dari penelitian ini adalah diperlukan teknologi ekstraksi yang mengarah pada konsep product stewardship sehingga memberikan outcome dengan value added yang lebih tinggi.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Blue economy, rumput laut, SRC, product stewardship, limbah karaginan.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 03 Apr 2017 04:12
Last Modified: 03 Apr 2017 04:12
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/1612

Actions (login required)

View Item View Item