MENCARI HUBUNGAN POSITIF ANTARA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN GURU BAHASA INGGRIS BAGI YANG BERSERTIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DALAM KELAS SE-KOTA BANJARBARU

MUIN, FATCHUL (2013) MENCARI HUBUNGAN POSITIF ANTARA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN GURU BAHASA INGGRIS BAGI YANG BERSERTIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DALAM KELAS SE-KOTA BANJARBARU. Project Report. LEMBAGA PENELITIAN UNLAM.

[img]
Preview
Text
6-Mencari Hubungan Positif.pdf

Download (651Kb) | Preview

Abstract

Meningkatnya kesejahteraan guru diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru dalam melakukan proses belajar mengajar. Peningkatan kesejahteraan guru selanjutnya dapat memberikan pengaruh positif bagi perbaikan kualitas guru baik secara konsep maupun pelaksanaannya. Atas pertimbangan tersebut, penelitian ini dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk meneliti pengaruh peningkatan kesejahteraan guru, dalam konteks ini, tunjangan profesi guru bagi guru yang sudah mendapatkannya setelah lulus sertifikasi guru terhadap kinerja pembelajaran dalam kelas. Temuan menunjukkan bahwa Secara umum semua guru yang bersertifikasi baik pada jenjang SMP, SMA, maupun SMK sudah mengetahui apa yang dimaksud kompetensi pedagogik; secara umum guru telah menyiapkan materi dengan sebaikbaiknya, kecuali guru SMK yang tidak intensif mempelajari materi karena mereka pada umumnya berlebih berkonsentrasi pada penguasaan prosedural dan sedikit pengetahuan deklaratif; bentuk persiapan yang dilakukan guru pada umumnya berupa mencari bahan ajar yang sesuai sesuai silabus (35,7%), mencari bahan sesuai dengan kebutuhan peserta didik (33,2%) dan mencari bahan yang diperlukan (31,1%). Dengan demikian, mereka mencari bahan materi mengacu silabus dan kebutuhan peserta didik berarti mereka telah mampu mengajar sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL); guru bersertifikasi di Kota Banjarbaru selalu-sering (<60%) berusaha memahami potensi dan karakteristik siswa; pada umumnya guru-guru bersertifikasi di Kota Banjarbaru baik pada jenjang SMP, SMA, maupun SMK secara dominan sudah banyak menguasai teori dan prinsip-prinsip pembelajaran efektif. manfaat tunjangan sertifikasi guru secara umum tidak mendorong dalam peningkatan kapasitas diri sebagai guru profesional; kesadaran kinerja guru setelah mendapatkan tunjangan profesi relatif tidak memuaskan; kinerja guru setelah mendapatkan tunjangan profesi dalam bentuk mengikuti diklat untuk meningkatkan kualitas diri serta belanja buku penunjang penguatan kompetensi sekaligus kapasitas diri juga tidak memuaskan. Ini terlihat pada persentase antara 20.0 hingga 60.0 persen. Ketika kinerja guru akan diukur berdasakarkan prestasi kerja dan prestasi akademis, ternyata jawaban yang muncul juga tidak begitu memuaskan. Ini terlihat pada persentase antara 20.0 hingga 62.5 persen. Kata Kunci: Sertifikasi Guru, Kesejahteraan Guru, dan Peningkatan Pengajaran

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: FKIP > Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Mr Arief Mirathan - Eka Setya Wijaya
Date Deposited: 13 Mar 2017 02:19
Last Modified: 13 Mar 2017 02:19
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/1554

Actions (login required)

View Item View Item