MEMBUDAYAKAN KOMPETISI PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI PENGUAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Basuki, Sunarno (2016) MEMBUDAYAKAN KOMPETISI PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI PENGUAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. In: The Proceeding Of Internasional Seminar : Building Education Based on Nationalism Values.

[img]
Preview
Text
2.proceding.pdf

Download (3862Kb) | Preview

Abstract

Persatuan dan kesatuan bangsa terbentuk dari proses yang tumbuh dari unsur-unsur sosisal budaya masyarakat Indonesia. Proses ini ditempa dalam jangkauan waktu yang lama. Hal ini menjadi aset kekayaan budaya yang beraneka ragam dan tersebar di berbagai daerah Indonesia dalam wujud permainan tradisional. Aset budaya yang demikian diimplementasikan pemerintah melalui Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013. Secara khusus dalam konteks pembelajaran pada maya pelajaran pendidikan Jasmani guru diharapkan mampu mengajarkan permainan tradisional. Kedua kurikulum tentunya mewajibkan guru pendidikan Jasmani mengajarkan permainan tradisional pada jenjang Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Lanjutan Atas. Dengan demikian, pembiasaan praktik permainan tradisional di persekolahan mampu menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karenanya keberadaan permainan tradisional perlu disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakata melalui pembudayaan kompetisi-kompetisi yang diikuti oleh lapisan masyarakat.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: FKIP > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Depositing User: fkip unlam ULM
Date Deposited: 13 Mar 2017 07:53
Last Modified: 13 Mar 2017 07:56
URI: http://eprints.unlam.ac.id/id/eprint/1545

Actions (login required)

View Item View Item